4 Tip Mudah Mereview Portofolio Saham Biar Hasilnya Benar-benar Maksinal

Investor Perempuan
Investor Perempuan (EduFulus/Ist)

The Path To Financial Freedom, EduFulus.com –Investor saham wajib melakukan yang namanya review dan check list portofolio sahamnya. Idealnya, review dan check list memang dilakukan secara berkala, bisa per 3 bulan, 6 bulan atau setahun sekali. Hal ini perlu dilakukan untuk melihat telah sejauh mau investasi sahamnya benar-benar mendatangkan keuntungan.

Review dan check list penting dilakukan untuk melihat apakah strategi investasi saham yang dijalankan selama ini sudah sesuai dengan harapan atau belum.
Jika strategi investasinya kurang menguntungkan maka review tahunan ini menjadi salah satu cara untuk melihat saham-saham yang kurang berkinerja bagus dan layak untuk cut loss.

SIMAK JUGA: Wajib Disiplin Review Saham Berkala, Apa Saja yang Perlu Ditinjau?

Pertanyaannya kini adalah apa yang saja perlu dilakukan dalam review portofolio saham ini? Berikut ini 4 poin penting yang wajib direview:

Cek Apakah Keuntungannya Sudah Sesuai Harapan?

Keuntungan (cuan) adalah tujuan akhir seseorang melakukan investasi saham dan biasanya seorang investor yang cerdas mematok target keuntungan (cuan) untuk investasi sahamnya. Nah, jika pada akhir tahun seperti saat ini dalam portofolio sahamnya ada saham yang menggerogoti cuan dari saham lain karena tidak bisa memberikan untung seperti yang diharapkan maka ini adalah saat yang tepat untuk mempertimbangkan keberadaannya dalam portofolio ini.

Lihat Saham Mana Saja yang Sebaiknya Dibuang?

Review akhir tahun penting untuk melihat mana saja saham-saham di dalam portofolio yang nggak produktif dan layak dibuang. Saham yang tidak produktif dan justru menghambat pertumbuhan cuan sifatnya hanya mengotori portofolio. So, jika sudah yakin dengan analisis komprehensif dari sisi fundamental dan teknikal yang akhirnya melihat sahat tak produktif tersebut potensi ke depannya justru tetap jelek atau makin jelek maka ada baiknya segera dibuang (cut loss) saham tersebut.

Tanya Diri Sendiri Apakah Tetap Mempertahankan Strategi Investasi yang Lama?

Setelah portofolio direview dengan tepat maka penting untuk melakukan review atas strategi investasi. Bukan tidak mungkin, portofolio yang buruk disebabkan strategi investasi yang buruk pula. Strategi ini tentunya mencakup pilihan saham yang layak dibeli, berapa banyak yang dibeli, dan kapan saat yang tepat untuk menjualnya. Review strategi ini penting dilakukan dalam upaya membuat keputusan apakah akan tetap mempertahankan strategi lama atau perlu melakukan pembaruan strategi.

Ada Baiknya Dilihat Lagi Tipe Investor Diri Sendiri

Tipe investor entah konservatif, moderat atau agresif yang dimiliki seseorang pada bisa berubah setiap saat karena terpaan lingkungan dan kemajuan pemikiran. Oleh sebab itu, akhir tahun adalah saat yang tepat untuk merefleksikan kembali tipe investor ini karena dalam praktinya tidak sedikit investor agresif yang memilih menjadi trader akhirnya bertobat menjadi investor karena sahamnya banyak yang nyangkut. Begitu juga sebaliknya, ada investor konservatif yang seiring dengan bertambahnya ilmu telah menjadi investor yang agresif.

SIMAK JUGA: Terlalu Banyak Diversifikasi Saham Bikin Rempong, Lha Idealnya Berapa Sih?




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*