4 Keuntungan Investasi Sejak Usia Dini Mulai Saat Ini Juga

Warren Buffett Muda dan Tua
Warren Buffett Muda dan Tua (EduFulus/Ist)

The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Ketika mendengar kata investasi di pasar modal, banyak dari kita langsung terbayang suatu aktivitas dengan modal yang gede. Padahal tidak. Berinvestasi itu tak butuh modal besar.

Anggapan bahwa hanya orang-orang kaya yang berinvestasi, itu pemahaman yang benar-benar salah kaprah. Faktanya, berinvestasi itu bisa dilakukan dengan modal yang sangat terjangkau dan oleh siapapun.

Hanya bermodalkan dana sebesar Rp. 100.000,-, seseorang sudah bisa terjun langsung dan mendulang keuntungan dari beragam investasi di pasar modal. Apalagi, berinvestasi di pasar modal itu kini makin mudah. Jadi, anggapan bahwa investasi itu harus selalu dimulai dengan modal besar otomatis gugur.  

SIMAK JUGA: 8 Tips Cerdas Memilih Reksa Dana

Logikanya begini. Kalau dalam sebulan saja seseorang bisa mengeluarkan uang sebesar Rp. 100.000 untuk beli pulsa, paket internet hingga rokok, dengan nominal yang sama seharusnya banyak masyarakat Indonesia sudah terjun ke dunia investasi pasar modal. Nyatanya, semua itu masih jauh dari harapan. Masyarakat masih gamang.

Selain salah kaprah soal modal yang gede, pemahaman keliru lainnya yaitu bahwa investasi itu hanya untuk orang pintar. Akibat, banyak orang mengurungkan niatnya karena merasa tidak memiliki pengetahuan cukup tentang pasar modal.

IQ tinggi memang bisa membantu untuk belajar dan mengerti investasi lebih cepat. Fakta di lapangan, investasi tidak melulu ditentukan oleh kepintaran. IQ tinggi tak menjamin kesuksesan dalam berinvestasi. Namun perlu dimengerti, memiliki pengetahuan yang cukup mutlak diperlukan.

SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi Neo HOTS Mobile Besutan Mirae Asset Sekuritas

Kegamangan masyarakat karena pemahamannya yang salah tentang investasi di pasar modal di atas pelan-pelan bakal hilang saat berani dengan tegas memutuskan untuk praktek langsung jadi pemula dalam investasi entaj di reksa dana atau saham sejak dini.

Nah, mengenal dan memulai investasi sejak dini itu memang sangat dianjurkan. Usia muda itu masa-masa produktif. Di masa yang produktif ini, sudah sepantasnya seseorang mengumpulkan aset.

Kenal dengan Warren Buffet? Ia saja memulai investasi di usia yang terbilang masih sangat-sangat muda. Ia memulai investasi sejak berusia 11 tahun. Tentu tak terbayangkan di benak pikiran kita, anak seusia itu sudah terjun ke dunia investasi.

SIMAK JUGA: 10 Tips Memilih Sekuritas Masa Kini yang Terbaik

Tak ada yang salah memulai investasi sejak dini. Ada banyak keuntungan kalau kita mau terjun di dunia investasi sejak dini atau setidaknya saat mulai bekerja dan mengumpulkan uang.

Pertama, semakin dini melakukan investasi, semakin besar keuntungan yang akan diperoleh.

Kedua, disiplin dan tidak terjebak untuk boros dengan uang yang dimiliki karena usia muda itu identik dengan masa hura-hura. Kebiasaan menghamburkan uang untuk sekadar bergaya hidup mewah dan membeli barang-barang yang tak berguna akan terkikis saat kalian memutuskan untuk berinvestasi.

Ketiga, masa depan yang terselamatkan. Dengan investasi, keuntungan jangka panjangnya lebih besar sehingga masa depan akan aman.

Keempat, mewujudkan mimpi besar dan memiliki kebebasan finansial.

SIMAK JUGA: 5 Cara Genjot Kelihaian Investasi Saham buat Milenial




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*