Menyiapkan Biaya Sekolah Anak dengan Reksa Dana

Biaya Sekolah Anak
Biaya Sekolah Anak (EduFulus/Ist)

The Path To Financial Freedom, EduFulus.com – Tak ada cerita, biaya sekolah anak itu turun. Yang justru terjadi, biaya sekolah anak itu terus naik setiap tahunnya. Tidak tanggung-tanggung, kenaikannya bahkan melebihi kenaikan harga kebutuhan pokok. Kenaikan biaya sekolah selalu yang tertinggi dibandingkan yang lainnya yaitu antara 10-20 persen pertahun alias jauh di atas inflasi.

Kalau pun pemerintah menyiapkan sekolah gratis, tapi toh tidak tertampung semua. Ada juga beragam alasan dari orang tua yang tetap memilih untuk menyekolahkan putra-putrinya di sekolah yang memungut biaya.

Meski sadar bahwa biaya sekolah itu tidak murah, tak sedikit orang tua yang tak sadar pentingnya merancang biaya sekolah anaknya sejak dini. Mereka ini tergolong tidak bijak.

SIMAK JUGA: Mengenal 4 Jenis Reksa Dana untuk Pemula

Idealnya, selain ketika kita baru menikah dan memutuskan untuk memiliki anak adalah waktu yang ideal untuk mulai menyiapkan biaya sekolah anak, setelah anak kita baru lahir juga belum terlambat untuk melakukannya.

Sayangnya, banyak orang tua justru memilih untuk menundanya. Banyak orang tua justru menyiapkan biaya pendidikan anak manakala anaknya sudah berusia 5 tahun ke atas.

Banyak dari orang tua tidak sadar bahwa menunda itu sama artinya dengan menimbun kerepotan di masa depan. Logikanya, kalau baru mulai menabung saat anak berusia 10 tahun, kita harus berjuang dan bekerja keras untuk mengejar nominal yang cukup besar dibandingkan jika kita sudah mulai menabung untuk pendidikan anak sejak berusia 1 tahun.

Orang tua yang tidak bijak biasanya kelabakan begitu disodorkan kebutuhan biaya sekolah anaknya pada saat anak masuk sekolah. Nah, biar tidak kelabakan, langkah awal yang perlu dilakukan yaitu mengkalkulasi biaya pendidikan dan biaya hidup saat ini. Setelah itu, kalkulasikan nilainya di masa depan. Untuk mendapatkan data-data valid, tak ada salahnya mengecek biaya pendidikan di sekolah atau universitas yang diangan-angankan untuk anak-anak kita.

SIMAK JUGA: Belajar Mengelola Gaji di 5 Pos Utama Ala Superman Asia Li Ka-Shing

Memilih asuransi pendidikan masih banyak dilakukan oleh para orang tua, meski sejujurnya asuransi pendidikan ini tidak akan dapat menutupi kenaikan biaya pendidikan di masa yang akan datang. Selain itu, sejumlah orang tua juga masih ada yang mengandalkan pertumbuhan dana pendidikan anak dari bunga tabungan dan deposito.

Sayang memang, banyak dari mereka belum sadar kalau menabung di bank itu bunganya sangat kecil. Bahkan deposito sekali pun, bunganya masih tergolong kecil karena masih di bawah inflasi.

Solusinya bijaknya tentu saja investasi sebagai alternatif diversifikasinya yang saat ini sudah mudah dinikmati.

Meski belum menjadi gaya hidup kebanyakan orang, sejumlah orang kini mulai melirik investasi untuk pemenuhan kebutuhan biaya sekolah. Untuk mengawalinya, tak sedikit yang memilih investasi reksa dana.

SIMAK JUGA: 5 Tip Memulai Investasi ini Cocok untuk Siapa pun




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*